15 April 2010

Sumber : Suara Merdeka, Rabu 13 Juli 2005


Putri Indonesia Duta Yogya

Digembleng Satu Bulan



PERJUANGAN untuk menjadi Putri Indonesia ternyata tidaklah mudah. Selain mempersiapkan diri sendiri, masih harus mengikuti gemblengan sebulan penuh.

Begitulah yang dialami Putri Indonesia Duta Yogyakarta, LIndi Cistia Prabha.


“Setiap hari, sebulan penuh saya harus mengikuti pelatihan pengembangan potensi diri, wawasan, dan berbagai materi lainnya,” ujar Lindi, ketika menjalani “kawah candradimuka” di Sheraton Mustika Yogyakarta Resort and Spa, kemarin.


Dia mengungkapkan, banyak hal bisa dipetik dari pelatihan melelahkan tetapi penuh makna tersebut. Misalnya, semula dia merupakan gadis pemalu, pendiam, dan tertutup. Dengan training yang digarap oleh Sekolah Pengembangan Kepribadian Kapilawastu, dia mampu membuka diri.


”Terus terang sebelum mengikuti pelatihan ini, ada kelemahan dalam diri saya yakni tertutup. Namun kini ketertutupan itu mulai sirna,” kata dara dengan tinggi 170 cm tersebut.


Lindi harus mengikuti beragam materi, mulai dari bagaimana harus berbicara dan bersikap didepan publik, presentasi suatu topik, menambah wawasan umum sampai berolahraga. Karena itu, dia merasa siap untuk maju ke tingkat nasional akhir bulan ini di Jakarta.

Pekan depan, dia akan memasuki karantina di Jakarta untuk mengikuti final Putri Indoineisia tingkat nasional. Selama masa karantina tentu dia harus mandiri. Beruntung, Kapilawastu menggemblengnya sebulan penuh.

Tidak ada komentar: