28 Oktober 2010

MEMBANGUN BANGSA MELALUI KARAKTER DAN NILAI NILAI KEARIFAN LOKAL
Kapilawastu adalah sebuah lembaga pengembangan sumberdaya manusia unggul, yang bergerak dibidang pengembangan diri dan kepribadian.
Kapilawastu merupakan lembaga kursus dan kepelatihan pengembangan SDM Unggul yang sudah mendapat ijin dari DIKNAS No.092/Kpts/Pem.Slm/2004, No. 082/Kpts/2005, No.134/Kpts/2006/, No.181/kpts/2010, dan sudah mendapat NILEK dari Kementrian Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 04104.4.1.0075.01/58/53/54, dengan penilaian kompetensi SANGAT BAIK dan mendekati LUAR BIASA yaitu dengan angka 86, dimana ukuran penilaian lembaga adalah 60 untuk biasa, 70 untuk baik, dan 80 untuk penilaian sangat baik, serta 90 merupakan penilaian tertinggi dengan penilaian luar biasa.
Kapilawastu berdiri sejak 11 Maret 2003, dalam perjalanan prestasinya antara lain Kapilawastu telah melatih 20 finalis putri Indonesia duta Jogja 2005 yang selanjutnya menghasilkan 5 finalis dan akhirnya menyisihkan seorang peserta untuk mengikuti tingkat nasional yang kemudian menjadi runner up 1 Putri Indonesia 2005, yang selanjutnya dikirim ke Beijing China untuk mengikuti ajang Miss World.
Dari kiprahnya membangun SDM unggul, Kapilawastu terus mengukir prestasinya dengan menghasilkan alumni alumninya menjadi pribadi pribadi unggul dibidang public speaking, public relations, pelayanan unggul, layanan VIP, bahkan kemudian Kapilawastu juga menghasilkan pribadi pribadi unggul sebagai wira usaha mandiri pasca pensiun, karena Kapilawastu juga melatih dan membekali pengetahuan dan ketrampilan entrepreneurship bagi para pegawai yang akan menghadapi pensiun.
Banyak karyawan lembaga swasta yang belajar mengikuti pelatihan pelatihan di Kapilawastu dan tidak sedikit pegawai pemerintah dan BUMN yang sudah bergabung dengan Kapilawastu dalam rangka meningkatkan kualitas dirinya di bidang komunikasi efektif, pembicara publik, public relations, sikap pelayanan dan kepemimpinan unggul.
Beberapa pemerintah kabupaten diluar Jawa, juga mengirim para pegawainya, diantaranya Kepala Desa, Camat, para pegawai di bidang pelayanan umum, serta mereka para pegawai yang sedang mengikuti kuliah tingkat S2 di Jogjakarta juga ditugaskan untuk mengikuti kegiatan pelatihan Kapilawastu Leadership Training, yaitu pelatihan kepemimpinan model ala Kapilawastu, dimana pelatihan ini adalah belajar untuk bagaimana membangun sikap kepemimpinan atas dasar nilai nilai kekuatan alam, cinta dan budaya dalam bingkai nilai nilai kearifan lokal.
Beberapa Kementrian melalui kegiatan rapat rapat kerja regional di daerah, juga tidak sedikit yang kemudian menyertakan Kapilawastu untuk mengisi acara dalam rangka membangun sikap dan etika kepribadian Indonesia.
Pelatihan di Kapilawastu menggunakan sistem quantum learning, dimana sistem pelatihannya mengutamakan keseimbangan otak kanan dan otak kiri, sehingga pelatihan ini menjadi lebih menyenangkan dan peserta merasa nyaman dan bahagia.
Yang lebih menarik lagi adalah, Kapilawastu menggunakan model pelatihan membangun KISS ME (kreatifitas, keyakinan, impian, sikap, spiritualitas, manajemen, dan emosi) dan PERISKOPIK, yaitu model pelatihan dengan hanya memberikan sedikit materi, tetapi mempunyai daya ungkit yang sangat besar bagi kehidupan yang lebih baik.
80% kegiatan kegiatan pelatihan Kapilawastu dilakukan di alam terbuka, dan dilakukan dalam jumlah peserta yang banyak melalui kelompok kelompok kerja, dimana model pelatihan ini dimaksudkan untuk mendapatkan kekuatan makrokosmos dari alam semesta, dan untuk membangun kebersamaan antar pribadi bagi peserta pelatihan melalui interaksi positif diantara para peserta.
Selain kegiatan pelatihan seperti tersebut diatas, Kapilawastu juga bekerjasama dengan SMK SMK dan lembaga lembaga perguruan tinggi dalam ikut menggali potensi diri siswa dan mahasiswa untuk membangun rasa percaya diri dalam mewujudkan pribadi pribadi unggul yang tampil prima, dan bermakna.
Selain menyelenggarakan kegiatan kegiatan pelatihan, Kapilawastu bekerjasama dengan Kementrian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial bersama sama masyarakat umum membangun penghijauan pantai dan tanah tanah gundul untuk mewujudkan program Indonesia hijau melalui kegiatan road show KAPILAWASTU BHAKTI PERTIWI.
22 Oktober 2010
Pelatihan peningkatan martabat guru melalui keteladanan sikap & perilaku
Karakter dan moral sangat penting dalam kehidupan yang harmonis dalam berbangsa dan bernegara, salah satu acara efektif untuk membangun dan membentuk karakter adalah melalui bidang pendidikan.
Guru dalam bahasa Jawa adalah rangkaian dari kata digugu dan ditiru, guru sebagai panutan anak didiknya, guru juga menjadi tokoh utama yang senantiasa jadi idola bagi anak didiknya, dan lebih mendasar lagi bagi guru merupakan pribadi pembentuk karakter utama dalam pembentukan watak, sikap dan perilaku anak usia dini.
Anak usia dini belum cukup mengerti atau mampu menerjemahkan sebuah materi, tetapi anak usia dini akan mudah menangkap dan memahami dengan cara melihat dan meniru, untuk itu diperlukan guru atau pendidik anak usia didik (PAUD) yang mampu menjadi sosok suri tauladan bagi anak didiknya.
Pendidik bukan hanya sekedar memiliki kompetensi, tetapi pendidik harus memiliki karakter dan kepribadian yang baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik.
Agar pendidikan anak usia dini bisa dilaksanakan dengan baik dan berhasil, pembekalan dan pelatihan kepribadian bagi guru PAUD menjadi sangat penting dan dibutuhkan.
Semua ini dalam rangka membangun sikap pribadi unggul bagi para pendidik, dan meningkatkan semangat hangrumeksa anak didik yang berkepribadian baik di masa depan.
Apresiasi ini diwujudkan dalam bentuk kegiatan in house training, dengan kegiatan pelatihan praktis dan efektif, dengan model quantum learning yaitu pelatihan model cepat, praktis dan menyenangkan, dengan menyeimbangkan kerja otak kiri dan otak kanan dengan membangun semangat, sikap dan pola pikir sebagai upaya membangun SDM Unggul bagi pendidik satuan pendidikan anak usia dini.
Pelatihan ini akan dilaksanakan selama 5 (lima) hari dengan metode pelatihan yang menerapkan kepada aplikasi pengajaran KISS ME (kreatifitas, imajinasi, sportifitas, spiritual, manajerial dan emosi serta etika) dan PERISKOPIK, kedua model pelatihan ini merupakan cirri khas model pelatihan ala Kapilawastu.
Langganan:
Postingan (Atom)