Fa Herru;Foto:ist
|
Alam adalah anugerah terbesar yang diberikan Sang Pencipta
untuk manusia.
Dengan kesadarannya, kini manusia mulai suka mencari,
mempelajari kekuatan dan sifat sifat semesta ini sebagai terapi kecerdasan pikir,
emosional, begitu juga kecerdasan spiritual.
Menyadari dan dengan niatan membantu meraih pencapaian itu,
Kapilawastu menciptakan sistem pelatihan baru yang berbasis back to nature,
yaitu KISS ME (kreativitas, imajinasi, sportivitas, spiritual, managerial,
emosional) untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Pelatihan ini memberikan bekal kepribadian, penampilan
menarik dan profesionalisme agar seseorang mampu membangun inner power,
sehingga dapat meraih keunggulan dalam berbagai bentuk persaingan di era global.
(Berita Majalah KABARE Jogjakarta)
Sistem pelatihan baru di Kapilawastu, merupakan ide dan garapan Wiwit Sukmadji, motivator inner value dan juga trainer utama di lembaga kursus dan pelatihan pengembangan SDM unggul Kapilawastu, di Jogjakarta.
Sistem pelatihan baru di Kapilawastu, merupakan ide dan garapan Wiwit Sukmadji, motivator inner value dan juga trainer utama di lembaga kursus dan pelatihan pengembangan SDM unggul Kapilawastu, di Jogjakarta.
Seiring berjalannya waktu, model pelatihan seperti ini
cukup unik, menarik dan menyenangkan.
Pelatihan model seperti ini semakin diminati oleh para peserta
dari berbagai instansi baik pemerintah, swasta maupun BUMN, karena model
pelatihan ini tidak menjenuhkan, menjadikan peserta merasa gembira dan bahagia,
bahkan dengan materi inner valuenya sebagai ciri khas pelatihan di Kapilawastu,
tidak sedikit peserta yang ternyata merasakan semangat baru dan menjadi sehat
dari penyakit penyakit ringan yang selama ini dideritanya.
Model pelatihan baru di Kapilawastu senantiasa mengangkat
nilai nilai kearifan lokal sebagai bagian dari budaya, yang merupakan aplikasi
dari kekuatan alam semesta, yang berdampak kepada pembangkitan nilai nilai
spriritual dasar sebagai titik orbit kehidupan.
Dengan terangkatnya nilai nilai spriritual dasar pada
setiap peserta, maka peserta secara mandiri akan senantiasa mengaplikasikan
pada setiap langkah, setiap perilaku dan pola pikirnya ke dalam laku kebaikan,
saling tolong menolong, dengan penuh keikhlasan, untuk mewujudkan getaran
cinta sebagai bagian dari upaya laku hamemayu hayuning bawono, yaitu segala
kehidupan laku untk senantiasa menjadikan dunia ini dengan segala kehidupan
menjadi baik, cantik, indah, dan bermakna bagi kehidupan yang hakiki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar